terkini

ICCN Siapkan Empat Strategi Utama Sambut HEKRAFNAS 2026, Perkuat Jejaring Kota Kreatif Indonesia

10/11/26, 23:11 WIB Last Updated 2026-10-11T16:11:49Z


Mediapewarta.co.id – Indonesia Creative Cities Network (ICCN) menyiapkan empat langkah strategis untuk menyambut Hari Ekonomi Kreatif Nasional (HEKRAFNAS) 2026 yang diperingati setiap 24 Oktober. Strategi tersebut diarahkan untuk memperkuat potensi ekonomi kreatif daerah, memperluas jejaring kolaborasi, menghubungkan pelaku kreatif dengan industri, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif.

Empat langkah strategis yang disiapkan ICCN meliputi penguatan suara daerah (Voice), menampilkan potensi kota kreatif (Showcase), menghubungkan kota dengan industri (Connect), dan meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi kreatif melalui pembelajaran (Learn).

Keempat program tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju Indonesia Creative Connect 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24–25 Oktober 2026 di Jakarta. Mengusung semangat Connecting Creative Cities, Moving Indonesia, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pertemuan bagi jejaring kota kreatif, komunitas, pelaku industri, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membangun kolaborasi yang lebih luas.

Ketua Harian ICCN, Vicky Arief, mengatakan bahwa momentum HEKRAFNAS harus dimanfaatkan untuk memperkuat keterhubungan antardaerah sekaligus membuka peluang kerja sama bagi pelaku ekonomi kreatif di berbagai wilayah Indonesia.

“Melalui momentum Hari Ekonomi Kreatif Nasional, ICCN ingin mendorong potensi kreatif daerah agar tidak hanya berkembang di wilayahnya masing-masing, tetapi juga terhubung dengan jejaring yang lebih luas dan membuka peluang kolaborasi,” ujarnya.

Menurutnya, langkah pertama melalui program Voice difokuskan pada penguatan suara daerah dengan melibatkan jejaring koordinator daerah ICCN di 38 provinsi. Program ini bertujuan menghimpun potensi, aspirasi, serta berbagai tantangan yang dihadapi daerah dalam mengembangkan ekonomi kreatif.

Selanjutnya, program Showcase diwujudkan melalui Creative Cities Indonesia Showcase sebagai sarana memperkenalkan keunggulan, inovasi, dan praktik pengembangan kota kreatif di berbagai daerah. Inisiatif ini sekaligus membuka kesempatan bagi daerah untuk saling bertukar pengetahuan dan membangun kemitraan.

Langkah ketiga, Connect, diarahkan untuk menghubungkan potensi ekonomi kreatif daerah dengan industri dan mitra strategis melalui pendekatan matching ecosystem. Dengan pendekatan tersebut, potensi yang dimiliki daerah diharapkan dapat berkembang menjadi kerja sama konkret yang memberikan nilai tambah bagi pelaku ekonomi kreatif.

Sementara itu, melalui program Learn, ICCN mendorong peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif melalui Ekraf Academy. Platform pembelajaran ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi, mendorong pertukaran pengetahuan, serta mendukung keberlanjutan ekosistem ekonomi kreatif di tingkat daerah.

Vicky menambahkan, empat strategi tersebut semakin relevan menjelang penyelenggaraan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Indonesia. Momentum ini dinilai menjadi kesempatan untuk membawa potensi kreatif daerah ke tingkat global.

“Empat langkah strategis ini menjadi semakin penting dan menarik karena menyambut momentum WCCE 2026 yang diselenggarakan di Indonesia. Jadi, kita bisa menyuarakan suara daerah hingga ke jejaring global. Bukan hanya untuk didengar, tetapi juga untuk membangun kolaborasi,” tambahnya.

Ia juga menyoroti keberadaan tujuh kota Indonesia yang telah tergabung dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN) sebagai perkembangan positif bagi penguatan ekonomi kreatif nasional.

Ketujuh kota tersebut adalah Pekalongan dalam bidang Kerajinan dan Seni Rakyat sejak 2014, Bandung dalam bidang Desain sejak 2015, Ambon dalam bidang Musik sejak 2019, Jakarta dalam bidang Literatur sejak 2021, Surakarta dalam bidang Kerajinan dan Seni Rakyat sejak 2023, serta Malang dalam bidang Seni Media dan Ponorogo dalam bidang Kerajinan dan Seni Rakyat sejak 2025.

Keberagaman kategori tersebut mencerminkan kekayaan budaya dan potensi kreativitas Indonesia yang dapat terus dikembangkan melalui inovasi, pemberdayaan komunitas, kolaborasi lintas sektor, serta penguatan jejaring internasional.

Melalui rangkaian HEKRAFNAS 2026, ICCN berharap peringatan tahunan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menghasilkan peluang kemitraan, memperkuat hubungan antarkota, dan mendorong potensi ekonomi kreatif daerah agar berkembang secara berkelanjutan.

Sejalan dengan semangat Mandiri, Berkelanjutan, dan Berdampak, ICCN berkomitmen memperkuat kontribusi kota dan kabupaten kreatif dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif Indonesia yang semakin terhubung, berdaya saing, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tentang ICCN

Indonesia Creative Cities Network (ICCN) merupakan jejaring kolaboratif yang mendorong pengembangan kota dan kabupaten kreatif di Indonesia melalui penguatan komunitas, pertukaran pengetahuan, pengembangan jejaring, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan. ICCN berupaya menghubungkan potensi kreativitas daerah dengan berbagai peluang kerja sama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia secara berkelanjutan.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • ICCN Siapkan Empat Strategi Utama Sambut HEKRAFNAS 2026, Perkuat Jejaring Kota Kreatif Indonesia