terkini

Pemkot Batu Dorong Desa Dan Kelurahan Jadi Pusat Inovasi Dan Pemberdayaan Masyarakat

5/15/26, 12:51 WIB Last Updated 2026-05-15T05:52:40Z
Kota Batu ; Pemerintah Kota Batu menggelar Paparan Lomba Desa dan Kelurahan Kota Batu Tahun 2026 sebagai tahapan akhir evaluasi perkembangan desa dan kelurahan dengan menghadirkan tiga nominasi terbaik, yakni Kelurahan Sisir, Desa Beji, dan Desa Bulukerto. Kegiatan tersebut menjadi forum untuk mengukur inovasi, efektivitas pelayanan publik, hingga dampak pemberdayaan masyarakat dalam mendukung kesejahteraan warga, di Ruang Rapat Utama, Balai Kota Among Tani, Senin (11/5/2026). 
Dalam arahannya, Plt. Wali Kota Heli Suyanto menyampaikan bahwa evaluasi desa dan kelurahan bukan sekadar menentukan pemenang lomba, melainkan melihat sejauh mana kemajuan nyata yang telah dicapai di tingkat wilayah.

“Ini adalah bagian dari proses kita untuk melihat sejauh mana kemajuan desa dan kelurahan kita. Saya berharap hasil dari evaluasi ini bukan hanya soal siapa yang menang, tapi bagaimana inovasi yang ada bisa direplikasi oleh desa atau kelurahan lain di Kota Batu,” ujar Plt. Wali Kota Heli Suyanto.


Plt. Wali Kota Heli Suyanto juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa harus diukur dari tingkat pemberdayaan masyarakatnya. Karena itu, setiap program yang dijalankan diharapkan memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.


Di hadapan para panelis, Kelurahan Sisir menonjolkan posisi strategis wilayah sebagai pusat historis Kota Batu yang sejak lama berkembang menjadi pusat pemerintahan melalui penguatan kelembagaan dan sinergi dengan tokoh masyarakat serta tokoh agama, yang didorong adanya perencanaan strategis yang terintegrasi agar posisi Kelurahan Sisir sebagai “wajah” Kota Batu dapat semakin mendukung pembangunan daerah secara menyeluruh.


Selanjutnya, Desa Bulukerto menonjolkan inovasi di sektor pertanian dan agrowisata melalui pengembangan apel, bunga hias, serta penerapan sistem irigasi cerdas yang dikelola kelompok tani. Selain itu, Desa Bulukerto tersebut juga memperkuat program pemberdayaan perempuan melalui pengolahan limbah pertanian menjadi produk bernilai ekonomis.


Terakhir, Desa Beji memaparkan program “Beji Digital” yang memungkinkan pelayanan administrasi surat-menyurat dilakukan melalui aplikasi. Desa Beji juga menampilkan pengembangan UMKM kerajinan tempe sebagai penggerak ekonomi lokal serta inovasi bank sampah yang terintegrasi dengan pembayaran pajak daerah.


Foto / Teks Prokopim Kota Batu

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pemkot Batu Dorong Desa Dan Kelurahan Jadi Pusat Inovasi Dan Pemberdayaan Masyarakat