Mediapewarta.co.id kota Batu ; Sebagai upaya pencegahan dan percepatan penurunan Stunting, Pemerintah kota Batu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Di DP3AP2KB Kota Batu, siapkan 492 orang pendamping keluarga.
Hal ini disampaikan oleh, Sintije Agustina Pamungkas SE kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DP3AP2KB Kota Batu usai pelaksanaan Sosialisasi dan Pemantapan Pendamping Keluarga di Gedung Rakyat Kantor Desa Pandanrejo kecamatan Bumiaji Kota Batu, pada Rabu ( 29/4/2026 ) siang.
" Pada Sosialisasi dan Pemantapan Tim Pendamping keluarga ( PK ) ini kita lebih mengenalkan mekanisme tim pendamping keluarga ini dalam mendampingi keluarga yang beresiko stunting, dengan mengedukasi dan penyuluhan kepada sasarannya, yaitu calon pengantin ( catin ), ibu hamil ( bumil ), Ibu - ibu pasca persalinan juga balita dan baduta.
Kami akan memberikan materi bersama penyuluh KB yang ada di masing - masing kecamatan yang ada di kota Batu. Seperti apa mekanisme, pelaporan, verifikasi serta validasi terhadap sasaran tersebut.
Untuk sosialisasi dan pemantapan pendamping keluarga akan diberikan kepada seluruh pendamping keluarga yang ada di kota Batu.
Pada hari pertama sudah dilaksanakan di desa Pendem yang diikuti oleh pendamping keluarga dari desa Pendem dan desa Torongrejo. Dilanjutkan kemarin di desa Gunungsari yang diikuti oleh pendamping keluarga dari desa Gunungsari, Bulukerto dan Bumiaji. Dan pada hari ini dilaksanakan di desa Pandanrejo yang diikuti pendamping keluarga dari desa Pandanrejo, Sumbergondo dan Giripurno.
Besuk dilanjutkan di desa Mojorejo yang diikuti pendamping keluarga dari desa Mojorejo dan Beji. Kemudian akan dilanjutkan di kelurahan Songgokerto yang diikuti pendamping keluarga dari kelurahan Songgokerto, Sumberejo dan Pesanggrahan. Dilanjutkan lagi di desa Tulungrejo yang diikuti oleh pendamping keluarga dari desa Tulungrejo, Sumberbrantas dan Punten. Dilanjutkan di kelurahan Nganglik yang diikuti pendamping keluarga dari Kelurahan Ngaglik , Kelurahan Sisir dan desa Sidomulyo.
Untuk di desa Oro - Oro Ombo akan diikuti pendamping keluarga dari desa Oro - Oro Ombo dan kelurahan Temas. Dan untuk di desa Junrejo akan diikuti oleh pendamping keluarga dari desa Junrejo, Tlekung dan kelurahan Dadaprejo ", urainya.
Para pendamping keluarga sejumlah 492 orong ini nantinya akan diberikan insentif
" Para pendamping keluarga ini diambil dari tiga unsur yaitu dari tenaga kesehatan ( Nakes ) seperti Bidan, Kader PKK, Kader Posyandu ", jelasnya.




