terkini

​Pemkab Pulau Taliabu dan ICCN Perkuat Sinergi, Dorong Kemandirian Ekonomi Melalui Ekosistem Kota/Kabupaten Kreatif

4/10/26, 12:06 WIB Last Updated 2026-04-10T05:06:57Z
Mediapewarta.co.id Jakarta ;  8 April 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu melakukan langkah strategis dengan menggandeng Indonesia Creative Cities Network (ICCN) untuk mengakselerasi potensi ekonomi daerah. Pertemuan formal yang berlangsung di Kantor PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Injourney), Jakarta pada Rabu 8 April 2026 ini menjadi titik awal pembahasan Nota Kesepahaman (MoU) sekaligus diskusi mendalam mengenai transformasi Taliabu menjadi kota kreatif yang mandiri.
Turut hadir dalam kegiatan: Sekretaris Eksekutif Mario Devys, Bendahara Andre Dubari, Executive committee Dwinita Larasati dan Dimas, Deputi 1 Aldi Abidin, Deputi 2 Zandry Aldrin, Direktur Ekosistem Kreatif Abi Sutanrai, Direktur Kemitraan Andi Suhud, Korda Jakarta Furqon Abdul, Wakil Sekretaris Korda Maluku Utara Muh Arbi Hardin. Dari pihak Pemerintah Kabupaten Taliabu, hadir mendampingi Bupati yakni para Kepala Bappeda dan Kepala Dinas terkait serta perwakilan Jejaring ICCN Maluku Utara.


Bupati Pulau Taliabu, Sashabila  Widya L. Mus, memaparkan tantangan besar yang dihadapi wilayahnya, mulai dari keterbatasan fiskal hingga ketergantungan pada kebijakan pusat di sektor pertambangan. Dengan luas wilayah yang menyamai Kabupaten Bogor namun memiliki populasi 66.000 jiwa, Taliabu membutuhkan inovasi untuk keluar dari ketergantungan APBD. 


Bupati menekankan bahwa meskipun program kemandirian desa telah berjalan sepenuhnya, produk yang dihasilkan masih bersifat generik dan belum memiliki daya saing unggulan. 


"Oleh karena itu, kehadiran ICCN diharapkan mampu menjadi kompas dalam memetakan potensi ekonomi lokal dan melahirkan Local Champion yang dapat menggerakkan roda ekonomi warga," katanya.



​Merespons paparan tersebut, Ketua Umum ICCN, Tb. Fiki Satari, menegaskan komitmen jejaringnya untuk menyusun pola kerja sama strategis yang spesifik bagi karakteristik Taliabu. 


"ICCN berencana mengawali langkah ini dengan menggelar kompetisi konten digital dalam waktu dekat sebagai sarana untuk membangun optimisme publik sekaligus mempromosikan potensi daerah ke tingkat nasional," jelasnya. 


Langkah ini dinilai krusial untuk memperkuat narasi positif Kabupaten Taliabu di mata investor maupun mitra strategis lainnya.



​Diskusi yang melibatkan jajaran Deputi dan Dewan Eksekutif ICCN ini juga menyoroti pentingnya sinkronisasi antara kekayaan sumber daya alam dengan penguatan rantai produksi dan distribusi. 



Penguatan kualitas SDM menjadi fokus utama agar Taliabu sejalan dengan kebijakan nasional yang kini mulai memberikan perhatian besar pada pengembangan Second Cities. 



Selain itu, aspek legalitas dan pemanfaatan dana CSR turut dibahas sebagai solusi alternatif untuk mendanai program-program pembangunan yang selama ini sulit terakomodasi oleh anggaran daerah.



Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman yang ditandatangani langsung oleh kedua belah pihak dan disaksikan langsung oleh Herdy Harman, Direktur SDM & TI InJourney (PT Aviasi Pariwisata Indonesia Persero), adapun Tiga Pilar Utama Kerja Sama yang disepakati adalah sebagai berikut:

 1. Pemetaan Sektor Ekraf Unggulan: ICCN akan mendampingi Pemkab Taliabu dalam memetakan subsektor ekonomi kreatif yang paling potensial untuk dikembangkan sebagai sumber baru peningkatan PAD.

 2. Perluasan Jejaring Strategis: Membuka akses bagi Kabupaten Taliabu untuk terhubung dengan ekosistem ICCN yang luas, mulai dari Kementerian/Lembaga, BUMN, hingga sektor swasta guna mendukung program-program pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat.

 3. PPeningkatan Kapasitas SDM: Pelaksanaan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan bagi lembaga daerah serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di sektor ekonomi kreatif guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang inovatif.



Sebagai bagian dari rencana aksi, ICCN juga menyarankan aktivasi festival lokal dan kolaborasi formal dengan universitas-universitas besar di Jawa melalui program pengabdian masyarakat atau KKN tematik. 



"Sinergi lintas sektor ini diharapkan tidak hanya membantu alih teknologi bagi masyarakat Taliabu, tetapi juga memperkuat implementasi konsep Catha Eka Daksa sebagai landasan pembangunan kota kreatif yang inklusif dan berkelanjutan di masa depan," ungkap Ketum ICCN Tb. Fiki C. Satari.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • ​Pemkab Pulau Taliabu dan ICCN Perkuat Sinergi, Dorong Kemandirian Ekonomi Melalui Ekosistem Kota/Kabupaten Kreatif