terkini

Perkuat Dakwah Digital Dan Tangkal Hoaks, MUI Kota Batu Jalin Kerja Sama Strategis Dengan UIN Maliki Malang

11/02/26, 18:32 WIB Last Updated 2026-11-02T11:32:45Z

Mediapewarta.co.id, Kota Batu – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batu terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.


Penandatanganan kerja sama berlangsung di sela-sela kegiatan Rapat Kerja MUI Kota Batu yang digelar di El Hotel Kartika Wijaya, Kota Batu, Minggu (1/11/2026). Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam memperluas jangkauan dakwah Islam melalui platform digital sekaligus meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi penyebaran informasi bohong atau hoaks.


Kerja sama tersebut dilatarbelakangi pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang membawa berbagai perubahan dalam kehidupan masyarakat. Kemudahan memperoleh informasi harus diimbangi dengan kemampuan memilah dan memastikan kebenaran informasi agar tidak mudah terpengaruh berita yang menyesatkan.


Ketua Program Studi Magister Informatika UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Muhammad Faishal, MT, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk memperkuat penyebaran nilai-nilai positif di tengah masyarakat.


Menurutnya, para ulama memiliki peran penting dalam mengisi ruang digital dengan pesan-pesan keagamaan yang edukatif, menyejukkan, dan dapat dipertanggungjawabkan.


"Para ulama perlu berperan di dunia digital agar banyak nilai positif di dalamnya. Kami siap membantu dalam program kolaborasi ilmu agama dan sains, antara ulama dan lembaga perguruan tinggi," ungkap Prof. Faishal.


Ia juga menegaskan kesiapan pihak kampus untuk mendukung berbagai program penguatan teknologi, peningkatan literasi digital, serta pengembangan kajian yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan.


Salah satu bentuk dukungan yang telah direalisasikan sebelumnya adalah pengembangan situs resmi MUI Kota Batu melalui laman www.muikotabatu.or.id. Keberadaan website tersebut diharapkan menjadi sarana penyampaian informasi, publikasi kegiatan, serta memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan dan informasi keagamaan.


Sementara itu, Ketua Umum MUI Kota Batu, KH. Abdullah Thohir, menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus menjadi perhatian serius para ulama. Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi merupakan kebutuhan penting agar pelayanan dan syiar keagamaan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.


"Para ulama harus memanfaatkan teknologi agar syiar MUI bisa semakin luas dan memasyarakat. Itulah sebabnya kita berkolaborasi dengan para ahli IT di UIN Maliki, di antaranya sudah terwujud dalam syiar melalui website. Insya’Allah kita akan mengadakan kerja sama lagi dengan berbagai pihak lainnya," ujarnya.


Selain penandatanganan kerja sama, Rapat Kerja MUI Kota Batu tersebut juga menjadi forum konsolidasi organisasi untuk menyusun dan menyepakati berbagai program strategis bidang keagamaan dan pelayanan umat pada tahun 2027 serta masa mendatang.


Kegiatan ini diikuti sekitar 80 pengurus yang terdiri atas Dewan Pertimbangan, Dewan Pengurus Harian, seluruh komisi, serta perwakilan MUI tingkat kecamatan se-Kota Batu.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pemerintah Kota Batu melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), H. Suyanto, SAg, MH.


Dalam kesempatan yang sama, MUI Kota Batu juga menyerahkan dana hibah kepada seluruh jajaran pengurus MUI tingkat kecamatan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program dan penguatan kegiatan organisasi di wilayah masing-masing.


Melalui sinergi antara MUI Kota Batu dan UIN Maliki Malang, diharapkan dakwah Islam semakin adaptif terhadap perkembangan zaman. Kolaborasi keilmuan antara ulama dan akademisi juga diharapkan mampu menghadirkan ruang digital yang lebih sehat, memperkuat literasi masyarakat, serta menjadi salah satu upaya menangkal penyebaran hoaks.


Kerja sama ini sekaligus menegaskan bahwa dakwah tidak hanya dilakukan melalui mimbar dan kegiatan keagamaan secara langsung, tetapi juga perlu hadir di ruang digital sebagai sarana edukasi, pencerahan, dan pelayanan umat di era teknologi.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Perkuat Dakwah Digital Dan Tangkal Hoaks, MUI Kota Batu Jalin Kerja Sama Strategis Dengan UIN Maliki Malang