terkini

MUI Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, Silaturahmi dan Studi Tiru Ke MUI Kota Batu

7/25/26, 12:15 WIB Last Updated 2026-07-25T05:16:30Z
Mediapewarta.co.id Kota Batu ; Jajaran pengurus MUI Kota Batu kembali kedatangan tamu dalam rangka silaturahmi dan studi tiru dari MUI Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. 

Pertemuan kedua pihak digelar di Ruang Bina Praja, Rumah Dinas Walikota Batu, Jumat, 24 Juli 2026.


Ketua Umum MUI Kota Batu, KH. Abdullah Thohir, didampingi jajaran pengurus harian, menyambut kedatangan para ulama Banjar itu. Rombongan berjumlah 20 orang.


“Ahlan wa sahlan. Pengurus MUI dari berbagai daerah berkenan silaturahmi ke Batu. Masih ada beberapa lagi yang berencana ke sini juga. Semoga pertemuan semacam ini semakin mengeratkan ukhuwah, memberi manfaat, dan mengundang barakah bagi semua pihak,” ujarnya.


Kyai Abdullah juga menyampaikan beberapa pencapaian MUI Kota Batu dalam kurun 5 tahun terakhir, di antaranya masuk dalam 5 besar MUI terbaik se-Jawa Timur pada tahun 2022 dan 2025, menerima penghargaan dari Polres Batu, dan sebagainya.


“Prestasi MUI Kota Batu itu terdengar sampai ke Banjar. Itulah sebabnya kami ke sini untuk melakukan silaturahmi dan studi tiru,” kata Dr. KH. Muhammad Husein, MAg, Ketua Umum MUI Kabupaten Banjar.


Dalam sesi diskusi yang dipandu oleh Ustadz Rohmatullah, SSos, MM, Ketua III MUI Kota Batu, salah satu yang hangat dibicarakan adalah tentang pentingnya kaderisasi ulama. Harus ada desain serius untuk menyiapkan generasi muda guna meneruskan estafet perjuangan di masa depan.


“MUI Kota Batu melakukan berbagai ikhtiar. Misalnya memiliki agenda rutin MUI Goes To School ke sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA, juga ada program Sambang Pesantren. Di forum ini kami mengenalkan apa dan siapa MUI agar mereka kenal dan dekat dengan ulama, serta memberi taushiyah misalnya tentang santri harus menjadi penjaga moral di era digital. Bersama MUI Provinsi Jawa Timur, kami juga menggulirkan Program Kaderisasi Ulama, yakni program beasiswa S1 di UIN Sunan Ampel Surabaya,” jelas Ustadz Syarif Hidayatullah, SAg, MM, Ketua II MUI Kota Batu.


Topik diskusi lainnya yang mengemuka adalah tentang peran MUI dalam menjaga keharmonisan masyarakat, sinergi ulama-umara, dan efektivitas fatwa agar menjadi panduan umat. Acara diakhiri dengan penyerahan cindera mata. Pihak MUI Kabupaten Banjar antara lain menghadiahkan Kitab Sabilal Muhtadin karya ulama legendaris Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • MUI Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, Silaturahmi dan Studi Tiru Ke MUI Kota Batu