Mediapewarta.co.id Kota Batu ; Pada rangkaian peringatan selamatan desa Bumiaji dengan tema" Hametri Bumi Kang Aji ", Pemerintah Desa melaksanakan kirab sepanjang jalan se - desa Bumiaji " IDER DUNGO " pada Jum at ( 4/7/2026 ) mulai 20.00 WIB hingga selesai.Kirab ini di mulai dari kantor desa Bumiaji yang baru menuju makam Mbah Batu untuk melaksanakan tahlil dan doa bersama dilanjutkan berjalan kaki tanpa mengunakan alas kaki keliling desa dan berakhir di pendopo kantor desa Bumiaji yang lama untuk kembali melaksanakan tahlilan, doa bersama dan purak ( berebut ) tumpeng bersama seluruh masyarakat yang hadir pada kegiatan tersebut.
Kepala desa Bumiaji Edi Suyanto menjelaskan bahwa IDER DUNGO " kirab sepanjang jalan se - Desa Bumiaji " yang dilaksanakan pada hari jumat malam sabtu pahing ini merupakan salah satu rangkaian puncak pada selamat Desa Bumiaji Tahun 2026.
" Saatnya warga desa Bumiaji khususnya pamong praja dan sesepuh dan pinisepuh desa Bumiaji ini menggelar acara Ider Dungo.
Kegiatan " Ider dungo " ini dilakukan pada malam hari yang mana memang diwajibkan untuk puasa mbisu atau ngomong, sekaligus untuk puasa ngalam. Pada puasa Bisu ini menyelaraskan antara pikiran, ucapan dan prilaku sekaligus kita yang ngalam semakin ditekan pada alam semesta ini yang memberikan kita kehidupan se hari-hari. Dan yang kita bawa itu adalah semata-mata adalah doa, disamping memang beberapa sumber air yang menurut kami diberikan karomah, diberikan berkah Allah SWT dimana air itu adalah sumber dari kehidupan manusia dan acara puncak ini memang kita semua yang mengikuti Ider Dungo ini wajib menyatukan antar pikiran,ucapan dan prilaku ini adalah sirih, kita berdoa sirih dalam hati hanya berdoa dalam hati mendoakan desa Bumiaji dan para tokoh atau leluhur. Jadi pada Ider Dungo ini, kita keliling searah jarum jam sekaligus sambang ke punden - punden ataupun bedah Kerawang yang ada didesa Bumiaji ", jelasnya.
Edi Suyanto menambhakan bahwa Ider Dungo ini sudah dilaksanakan kembali semenjak tahun 2010 dengan beberapa tokoh masyarakat dan sesepuh desa.
" Jadi Ider Dungo ini memang warisan budaya yang sudah dilaksanakan oleh para leluhur kita dahulu atau petinggi - petinggi yang dahulu yang pernah memimpin desa Bumiaji, bahkan kegiatan Ider Dungo ini juga sudah dilaksanakan sebelum merdeka.
Ritual Ider Dungo adalah kita berjalan sambil puasa untuk selalu mendoakan desa kita bahkan secara luasnya ya kita Batu pada umumnya.
Dan pada Ider Dungo ini juga dengan membawa tumpeng ciri khas desa Bumiaji, ada sekitar 16 tumpeng.
Harapan kami desa Bumiaji ini disamping cikal bakalnya kota Batu ini berusaha maju tanpa meninggalnya nilai budaya para leluhur kami ", harapnya.
Edi Suyanto juga menjelaskan bahwa di desa Bumiaji ini ada 7 sumber mata air
" Angka 7 kita yakin adalah pitulungan, dan sumber yang paling utama pada saat ini adalah sumber songo. Kita sebagai manusia ini mengenal yang namanya Babakan wono songo yang mengandung arti makna luhur bagi kita yang hidup di pulau Jawa ", urainya.
Ditempat yang sama, ketua TP PKK Desa Bumiaji Asmunik menambahkan bahwa pada kegiatan Ider Dungo ini dari TP PKK desa Bumiaji dan Pokja menghadirkan sekitar 30 orang.
" Pada acara Ider Dungo ini dimulai dari kantor Desa Bumiaji yang baru menuju makan Mbah Batu, disana kita doa bersama dilanjutkan keliling desa dan kembali untuk melakukan berdoa di pendopo kantor desa yang lama ", urainya.
Asmunik juga menambhakan para rangkaian kegiatan selamatan desa Bumiaji ini, dari TP PKK desa Bumiaji juga ikut berperan serta aktif.
" Seperti pada kegiatan bazar dan njenang kemarin semua pengurus dan anggota TP PKK Desa Bumiaji maupun TP PKK RT RW kita gerakkan. Dan memberikan voucher 10 ribu rupiah untuk seluruh dasawisma, ibu RT ibu RW untuk belanja dalam memeriahkan bazar kemarin.
Harapannya kedepannya desa Bumiaji semakin maju lagi dengan mengangkat budaya kegiatan yang lokal itu bisa memunculkan ikon yang mana senin tradisional ini juga bisa membawa wisatawan berkunjung ke desa Bumiaji, dengan demikian bisa menambah nilai ekonom ", harapnya.







