terkini

ICCN, Intel, IGVI, dan AXIOO Class Program Gelar Pelatihan Eksklusif Untuk 158 Guru Vokasi

4/22/26, 17:54 WIB Last Updated 2026-04-22T10:54:18Z
Mediapewarta.co.id Malang, 22 April 2026 - Kolaborasi empat lembaga lintas sektor menghadirkan _Exclusive Training for Vocational Educators_ yang diikuti 158 guru vokasi, guru SMK/SMA, trainer, dan tenaga pendidik dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini diinisiasi oleh Direktorat Kemitraan Vokasi dan Pendidikan Deputi 4 Indonesia Creative Cities Network (ICCN), Intel Indonesia, Ikatan Guru Vokasi Indonesia (IGVI), serta AXIOO Class Program.
Pelatihan dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada 22–28 April 2026, pukul 14.00–16.00 WIB. Program ini dirancang untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi seperti AI, coding, dan robotika dalam transformasi pendidikan vokasi. Peserta juga dibekali insight penggunaan Intel® Skills for Innovation (SFI) yang selaras dengan pendekatan _deep learning_ atau pembelajaran mendalam di ruang kelas.


Selain peningkatan kapasitas, peserta yang menyelesaikan pelatihan akan memperoleh badge dan sertifikat kompetensi. Program ini sekaligus membuka peluang bagi para pendidik untuk mengenal jalur menuju Intel® SFI Ambassador, serta memperkuat jejaring kolaborasi bersama ICCN, IGVI, dan Axioo Class Program.


Kepanitiaan pelatihan dikoordinasikan langsung oleh empat pihak: Rudi Nofindra selaku Direktur Kemitraan Vokasi dan Pendidikan Deputi 4 ICCN, Devi Amalia sebagai Educational Program Manager Intel Indonesia, Ahmad Fauzi Muzaki Deputy Director Education Program Axioo, dan Umi Tira Lestari Ketua Ikatan Guru Vokasi Indonesia.


Rudi Nofindra Direktur Kemitraan Vokasi dan Pendidikan ICCN melihat kolaborasi lintas sektor ini sebagai kunci untuk mengakselerasi link-and-match antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri masa depan.


"Pelatihan ini bukan sekadar pengenalan teknologi semata, melainkan langkah strategis dalam membekali pendidik agar mampu mencetak talenta-talenta vokasi yang inovatif, adaptif, dan siap menjadi penggerak dalam ekosistem ekonomi kreatif digital kita," katanya.



Educational Program Manager Intel Indonesia, Devi Amalia, menegaskan bahwa transformasi pendidikan tidak bertumpu pada teknologi semata. 


"Intel mengapresiasi kolaborasi ICCN, IGVI, dan seluruh mitra dalam memperkuat kapasitas guru Indonesia. Bagi Intel, transformasi pendidikan tidak dimulai dari teknologi semata, tetapi dari guru yang didukung untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih relevan, aktif, dan sesuai dengan kebutuhan masa depan. Melalui Intel® Skills for Innovation, kami mendorong pemanfaatan teknologi dan AI secara bertanggung jawab agar benar-benar memberi dampak di kelas dan membantu menyiapkan siswa menghadapi perubahan dunia kerja," ujarnya.


Dengan jumlah peserta mencapai 158 orang, pelatihan ini menjadi salah satu upaya konkret mendorong kesiapan guru vokasi menghadapi era industri digital. Sinergi antara pemerintah, industri teknologi, asosiasi guru, dan program kelas industri diharapkan mampu mempercepat adopsi inovasi pembelajaran di sekolah-sekolah kejuruan seluruh Indonesia.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • ICCN, Intel, IGVI, dan AXIOO Class Program Gelar Pelatihan Eksklusif Untuk 158 Guru Vokasi