Mediapewarta.co.id Kota Batu ; Saifudin Zuhri, S.H.I Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur gelar Sosialisasi Penguatan Nilai Sosial Dan Etika Bermasyarakat Melalui Media Yang Bertanggung Jawab di gedung pertemuan Kantor Desa Oro - Oro Ombo Kecamatan Batu Kota Batu, pada Jum at ( 27/2/2026 ) mulai 14.30 WIB hingga selesai.
Pada kegiatan yang diikuti kurang lebih 125 orang dengan menghadirkan narasumber dari Staf Ahli Ahmad Basarah yaitu Prasetyo Marhe Purwo, SH, Anggota Bawaslu Kota Batu Mardiono, SHI., MH, dan Sekretaris Perkumpulan Pecinta Lam Batu Ijo Royo - Royo ( PPA_BIRR ) Heru Iswanto.
Pada sosialisasi kali ini, juga membahas terkait pelestarian alam, dengan melibatkan Perkumpulan Pecinta Alam Batu Ijo Royo - Royo ( PPA_BIRR serta terkait bea siswa dari Ahmad Basarah Anggota DPRD RI dan Saifudin Zuhri Anggota DPRD Jatim.
Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDIP, Saifudin Zuhri, S.H.I melalui video zoom mengingatkan warga Kota Batu agar bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial (medsos) di era digital.
" Ruang digital harus dijaga agar tetap sehat dan tidak menjadi sumber konflik sosial. literasi digital dan etika bermedia menjadi kunci dalam menjaga ketertiban dan harmoni di tengah masyarakat, Saya berharap masyarakat Kota Batu semakin cerdas dan bijak bermedia sosial, sekaligus lebih peduli terhadap kelestarian alam sebagai fondasi kehidupan jangka panjang ", jelasnya.
Anggota Bawaslu Kota Batu, Mardiono, mengingatkan warga agar tidak tergesa-gesa dalam mengomentari isu di media sosial.
“Media sosial harus disikapi dengan hati-hati dan sabar. Jangan sampai terburu-buru berkomentar. Apalagi di bulan Ramadan, komentar yang keliru bisa berujung laporan pelanggaran Undang-Undang ITE,” ujar Mardiono Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDIP, Saifudin Zuhri, mengingatkan warga Kota Batu agar bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial (medsos) di era digital ", tegasnya.
Sekretaris Perkumpulan Pecinta Alam Batu Ijo Royo Royo (PPA-BIRR), Heru Iswanto, memaparkan pentingnya pelestarian alam di Kota Batu yang memiliki karakter geografis berbukit dan pegunungan.
" Komunitasnya sudah berdiri dan aktif dalam pelestarian alam sejak 2009. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga pelestarian alam, sumber mata air dan mengendalikan dampak perubahan iklim. Data emisi karbon nasional yang terus meningkat, sehingga diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam memperkuat reboisasi dan perlindungan alam, khususnya di kota Batu ", harapnya.







