Mediapewarta.co.id Kota Batu ; Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, sekaligus menyambut HUT ke-53 PDI Perjuangan, DPC PDI Perjuangan Kota Batu menghadiahkan kado istimewa berupa Program Bedah Rumah Lansia dan Rumah Tidak Layak Huni bagi warga Kota Batu.
Program ini dilaksanakan melalui gotong royong kader dan simpatisan PDI Perjuangan Kota Batu, dengan melakukan pembersihan, pengecatan, hingga rehabilitasi rumah warga yang dinilai kurang layak huni. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program rutin bulanan yang akan terus dijalankan selama masa kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kota Batu periode 2024–2029, di bawah kepemimpinan Saifudin Zuhri, S.HI., Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur.“Namun di balik gemerlap Kota Wisata Batu, di pelosok-pelosok dan pinggir kota masih ada saudara-saudara kita yang tinggal di rumah yang kurang layak. Di situlah PDI Perjuangan harus hadir. Membersihkan, mengecat, merehab, dan memastikan rakyat hidup lebih bermartabat,” ujar Saifudin.
Ia menegaskan, Program Bedah Rumah ini terbuka bagi seluruh warga Kota Batu. Apabila ditemukan kerusakan rumah yang berat, kader PDI Perjuangan yang berada di lembaga legislatif akan mengawal secara serius agar pemerintah daerah maupun pemerintah terkait dapat hadir memberikan solusi.
“Program ini murni dari semangat gotong royong kader dan simpatisan PDI Perjuangan, baik yang duduk di legislatif maupun yang tidak. Ini kerja kolektif partai, bukan pencitraan,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ahmad Basarah dari DPP PDI Perjuangan serta I Made Riandhiana Kartika dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Ahmad Basarah menegaskan bahwa Program Bedah Rumah Lansia merupakan penjabaran langsung dari perintah Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, agar seluruh kader partai menangis dan tertawa bersama rakyat.
“Ibu Megawati Soekarnoputri selalu menekankan agar kader PDI Perjuangan tidak menjaga jarak dengan rakyat. Kader harus hadir, merasakan, dan berjuang bersama rakyat dalam kehidupan sehari-hari. Program Bedah Rumah Lansia ini adalah wujud kerja dengan hati,” ujar Ahmad Basarah.
Menurutnya, program tersebut juga merupakan pengamalan nilai-nilai Marhaenisme, yang menegaskan keberpihakan kepada rakyat melalui gotong royong, solidaritas sosial, dan kerja nyata yang berkelanjutan.
Sementara itu, pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, I Made Riandhiana Kartika, menekankan pentingnya konsistensi pelaksanaan program.
“Kelemahan kita selama ini sering ngegas di awal, tapi gembos di akhir. Program Bedah Rumah Lansia ini harus dijalankan terus, tidak berhenti pada momentum ulang tahun saja, dan menjadi budaya kerja kader PDI Perjuangan,” tegas Made.
Melalui program ini, PDI Perjuangan Kota Batu menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah rakyat, menguatkan semangat gotong royong, serta membuktikan bahwa partai politik bukan hanya alat kekuasaan, tetapi alat perjuangan untuk rakyat



