terkini

Simulasi Tanggap Darurat Gempa Bumi Di Balaikota Among Tani Sebagai Wujud Sinergi Penanggulangan Bencana di Kota Batu

11/11/25, 16:24 WIB Last Updated 2025-11-11T09:24:38Z


Mediapewarta.co.id Kota Batu ; Pemerintah Kota Batu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Simulasi Tanggap Darurat Gempa Bumi di kawasan Balaikota Among Tani, Selasa (11/11/2025). 


Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, PMI, serta relawan kebencanaan dari berbagai komunitas.


Simulasi ini bertujuan meningkatkan kemampuan aparatur dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat akibat gempa bumi. Melalui latihan bersama ini, seluruh unsur dilatih untuk mengoptimalkan koordinasi, kecepatan, dan ketepatan dalam penanganan bencana, mulai dari evakuasi korban hingga penanganan pascabencana.


Dalam skenario simulasi, kegiatan pelayanan publik di Mall Pelayanan Publik (MPP) Balaikota Among Tani berlangsung seperti biasa. Tiba-tiba terjadi guncangan gempa bumi yang menyebabkan sebagian bangunan rusak dan muncul korban luka. Petugas dan masyarakat kemudian melakukan evakuasi mandiri menuju titik kumpul aman, disusul dengan kedatangan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang mengevakuasi korban, memberikan pertolongan pertama, serta mendirikan posko kesehatan dan dapur umum bagi petugas serta warga terdampak.



Wali Kota Batu, Nurochman, bersama Wakil Wali Kota Heli Suyanto dan jajaran Forkopimda Kota Batu, turut menyaksikan jalannya simulasi. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang menunjukkan kesiapan dan ketanggapan luar biasa.


“Latihan seperti ini sangat penting untuk memastikan semua pihak tahu apa yang harus dilakukan ketika bencana terjadi. Ini adalah bentuk tanggung jawab bersama dalam membangun masyarakat yang tangguh bencana,” ujar Wali Kota Nurochman.


Kepala BPBD Kota Batu menambahkan bahwa kegiatan simulasi ini juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan para kepala desa dan lurah. Dalam waktu dekat, BPBD Kota Batu akan memperkuat sistem Early Warning System (EWS) sebagai upaya peningkatan deteksi dini terhadap potensi bencana alam.



Melalui simulasi ini, Pemerintah Kota Batu berharap seluruh aparatur dan masyarakat semakin siap, sigap, dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Simulasi Tanggap Darurat Gempa Bumi Di Balaikota Among Tani Sebagai Wujud Sinergi Penanggulangan Bencana di Kota Batu